“Tahun ini merupakan hal yang berbeda dari tahun yang sebelumnya “. Pungkas Ibu mujinah, salah satu peserta Single Mom. Karena menurutnya ini pengalaman yang pertama diadakannya sinode bersama suster Gembala Baik Yogyakarta.

“Sinode berdasarkan asal katanya, berasal dari dua kata Yunani yaitu (Sin) yang berarti bersama dan (Hodos) yang berarti berjalan. Sinode menjadi undangan untuk berjalan bersama, saling mendengarkan, saling berdialog, berdisermen bersama, dan menegaskan sebenarnya roh kudus akan membawa kemana atau apa kehendak Tuhan bagi gereja kita saat ini”, Oleh suster Theresia Kurniawati, RGS.

Sharing Kelompok Ibu Tunggal

Minggu, 06 Maret 2022, Gembala Baik Yogyakarta bersama Komunitas Srikandi Single Mom bersinode bersama sekaligus merayakan Hari Perempuan Internasional yang dilaksanakan di biara Gembala Baik Gampingan Yogyakarta.

Sinode tahun ini yang diikuti oleh Komunitas Single Mom dengan berjumlah 17 peserta. Setiap ibu tunggal menyadari keberadaannya pada saat ini dan merefleksikan pengalaman rohani itu melalui proses kegiatan bersama Suster Theresia Kurniawati, RGS,  yaitu suster Pemimpin Komunitas dan Karya Sosial Gembala Baik Yogyakarta.

“Sinode adalah kesempatan untuk seluruh umat bisa meningkatkan kesadaran penghayatan dalam persekutuan, partisipasi dan perutusannya. Maka prosesnya itu melibatkan semua umat termasuk kelompok ibu tunggal”, ungkap  Suster Theresia Kurniawati, RGS.  

Suster Theresia Kurniawati, RGS menambahkan bahwa sinode tahun ini diharapkan Komunitas Single Mom bukan hanya sekedar menghasilkan dokumen yang diserahkan ke keuskupan namun ibu tunggal mengalami kepenuhan karena relasinya dengan Tuhan, sesama, dan gereja. Dan juga apa yang disuarakan oleh ibu tunggal dapat diterima oleh gereja dan ibu tunggal yang sedang berjuang sungguh itu dapat didengarkan.

Sinode tahun ini memberikan kesan yang baik. “Harapannya rencana-rencana program ibu tunggal dapat teralisasi dan mendapat dukungan dan dalam rengkuhan paroki sehingga ibu tungal tidak tersingkir dan di diskriminasikan oleh gereja ataupun dalam masyarakat”, ungkap Ibu Mujinah. 

Presentasi Hasil Sharing
× Bagaimana Kami dapat membantu Anda