Hai teman baik di sini aku ingin berbagi cerita inspirasi untuk teman- teman.

Nama aku Ajeng umurku 19 tahun aku mempunyai anak tunggal dan aku adalah single mother . Aku memiliki usaha kecil rumahan di bidang kreatif yaitu batik dan kreasi rajutan. Aku merintis usaha batik dan rajutan ini sejak satu setengah tahun yang lalu. Bagiku, usaha kecilku ini merupakan perwujudan mimpiku sejak aku masih kecil.

Aku mempunyai mimpi yang besar dari usahaku ini. Aku sangat berharap agar aku bisa membantu orang terutama di kampung halamaku untuk mendapat pekerjaan. Aku juga punya keinginan untuk sukses dengan hasil kerja kerasku sendiri. Terlebih untuk memenuhi kebutuhan anak semata wayangku dan masa depannya.

Aku teringat bahwa aku mempunyai pengalaman mendapat pendampingan oleh para Suster Gembala Baik. ketika aku sedang mengalami masa yang terpuruk dalam hidupku. Aku juga tergabung dengan komunitas single mother dampingan para Suster Gembala Baik ini. Dan Lagi, aku merasa ragu untuk menghubunginya, karena aku anggota komunitas dengan usia paling muda saat itu. Namun karena aku mempunyai niat untuk mengembangkan usaha bagi masa depanku dan juga anakku, aku memberanikan diri untuk menghubunginya. Namanya Suster Yohana RGS, saat itu beliau adalah koordinator komunitas single mother.

Harapan yang berbuah manis, Gembala Baik Jogja di awal pademi itu, mempunyai program pendampingan usaha dengan memanfaatkan media sosial bagi komunitas single mother. Beruntung, aku dapat mengikuti kegiatan tersebut. Aku yang cukup penasaran dengan media sosial, dibukakan wawasanku untuk mengambil peluang usaha melalui media sosial. Pada pelatihan itu, kami diajarkan bagaimana bisa berjualan dengan memanfaatkan pasar online.

baju batik

Proses belajarku tidak berhenti sampai disitu saja. Aku merasa masih sangat butuh bimbingan. Gayung bersambut, Gembala Baik memberikan kesempatan untuk para peserta melanjutkan konsultasi secara mandiri. Bahkan tidak dipungut biaya atau gratis.

Aku menghubungi sang fasilitator dari BakoelWeb bernama bapak Adrian untuk berkonsultasi lanjutan. Aku memberanikan diri untuk bertanya mengenai cara jualan dari  media sosial . Selama masa training dan konsultasi pribadi aku mendapat banyak pengetahuan, dan yang luar biasanya, banyak hal- hal baru yang awalnya tidak terlintas olehku sekarang menjadi inspirasi untuk kulakukan dalam mengembangkan usahaku. Kini aku pun bisa membuat platform media sosial untuk karyaku baik Instagram ataupun akun website yang bisa kuakses tanpa membayar.

Hingga aku memberanikan diri membuka usaha batik dan rajutan hasil kreasi tanganku sendiri. Aku mulai membuat cardigan kombinasi motif klasik sebagai produk andalanku, Aku juga membuat produk cardigan lurik, cardigan rajut, batik kupu paris, batik lereng, tas rajut aneka warna dan roptop. Seiring ketersediaan produk batik dan aneka rajutan, Aku sangat bangga dengan hasil karyaku dan satu-persatu aku unggah di media sosial. Tentu saja dengan mempraktekkan apa yang telah kupelajari selama pelatihan atau konsultasi.

Puji Tuhan hasil karyaku mulai ada yang meminatinya. Karyaku laku terjual. Meskipun tidak langsung laris manis, aku merasa senang. Aku berusaha dan juga menyerahkan rejekiku dalam tangan Tuhan. Ya, mungkin bisa aku artikan “kalo ini rejeki mu ya untuk mu. kalo  belum rejeki mu ya belum”, aku tetap berusaha bekerja keras,  Karena menurut ku tidak ada kata sukses di balik kerja keras.

Cara jualan online yang aku lakukan, biasanya menggunakan whatsApp story, atau Instagram story. Cara ini cukup menarik bagi orang-orang yang sudah menjalin pertemanan atau mengikuti akunku di Instagram ataupun WhatsApp. Dengan membuat story, orang akan tahu koleksi produk yang aku miliki.

Aku juga mengunggah produk di website pribadi, nama website ku “ ClaraArt_Omahe”. Aku membuat website untuk bisa menjangkau khalayak lebih banyak lagi untuk promosi hasil karya tanganku.

Ya, yang membuat aku bertahan sampai sekarang baik ada tidak adanya konsumen, adalah karena aku niat, dan menurutku  usaha jangan malas-malasan, harus kerja keras dan konsisten juga.

Dalam hal bisnis pasti banyak pelaku usaha dan persaingannya juga lumayan ketat , aku juga memiliki strategi untuk membuat produksi dengan melampaui trend. Aku akan berusaha membuat inovasi baru dalam produk batik dan rajut usahaku ini.  Contohnya saja, jika di pasar banyak pelaku usaha memproduksi tas yang bentuknya segita, aku akan membuat hal yang berbeda, misalnya seperti tas bentuk bulat .

Ya, kadang mungkin ada beberapa orang yang  kurang suka. Tetapi  aku tetap  mencoba mendahului trend atau membuat trend baru.

Harapan aku kedepannya ingin mempunyai butik pribadi, jadi di dalam butik claraArt_home itu tempatnya besar lalu di setiap bagian ada tempat untuk edukasi , tempat membatik, tempat kerajinan, dan tempat belajar mengenai pertanian. Sehingga ada beberapa hal yang terlintas oleh pikiran ku , untuk bisa mengangkat  makram dan tenun.

merajut

Begitulah cerita inspirasi yang bisa aku bagikan kepada teman-teman , Terima kasih sudah mau membaca kisah ku ini, dan mungkin belum sebanding dengan apa yang teman teman perjuangkan saat ini. Dan aku juga sangat besyukur karena sampai saat ini Tuhan  selalu membantuku menguatkan ku dalam suka dan duka. Dan jangan lupa “tidak ada kata sukses di balik kerja keras”. Semangat teman- teman.  Dan Sampai berjumpa Kembali. Salam hangat dan penuh cinta dari ku.

× Bagaimana Kami dapat membantu Anda