Kamu Hamil ?

Apa yang harus kamu lakukan?

  • Jangan Panik, bicarakan kehamilanmu pada pasanganmu
  • Ajak pasanganmu untuk mengakui kehamilanmu kepada orang tua kalian
  • Rencanakan tentang masa depan kalian, pengasuhan anak dan pemenuhan hak anak bersama dengan kedua orang tua kalian
  • Buatlah kesepakatan
  • Periksakan dan rawatlah kehamilan secara rutin
  • Jika kamu mengalami kesulitan, silahkan hubungi Gembala Baik Jogja

Pacar Kamu Hamil?

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Jangan panik, ajaklah pasanganmu bicara
  2. Pastikan pacarmu tidak melakukan tindakan berbahaya untuk nyawanya dan anak yang dikandungnya
  3. Ajaklah pasanganmu bicara tentang kehamilannya kepada orangtuamu dan orangtuanya
  4. Rencanakan tentang masa depan kalian, pengasuhan anak dan pemenuhan hak anak bersama dengan kedua orang tua kalian
  5. Buatlah kesepakatan
  6. Periksakan dan rawatlah kehamilan secara rutin
  7. Jika kamu mengalami kesulitan, silahkan hubungi Gembala Baik Jogja

Anak anda hamil?

  1. Ajaklah anak anda bicara tentang kehamilannya
  2. Periksakan dan rawatlah kehamilannya
  3. Pastikan anak anda tidak melakukan hal-hal yang berbahaya bagi dirinya dan anak yang dikandungnya
  4. Jika anak anda hamil bersama pasangannya, undanglah pasangannya dan konfirmasikan tentang kondisi kehamilan anak anda
  5. Rencanakan tentang masa depan anak anda, pengasuhan anak dan pemenuhan hak anak bersama dengan orang tua dari pihak laki-laki
  6. Buatlah kesepakatan
  7. Jika mengalami kesulitan, silahkan hubungi Gembala Baik Jogja

Tips keluar dari lingkar siklus kekerasan

Tahu kah kamu? Kalau kekerasan itu seperti lingkar siklus dalam kehidupan kita. Secara tidak sadar, kita bisa terjebak di dalamnya dan sulit untuk keluar dari lingkar kekerasan itu. Akibatnya kita akan terus mengalami kekerasan dalam relasi berpacaran atau berumahtangga. Bahkan bisa berdampak pada semakin parahnya bentuk kekerasan hingga mengancam keselamatan jiwa.

Lalu bagaimana kita bisa keluar dari lingkar siklus kekerasan dalam relasi pacaran atau berumah tangga? Yaitu dengan mengenali setiap tahapan perilaku dari pasangan kita, juga perlu mengenali tanda-tanda kekerasan yang dilakukan oleh pasangan kita.

Yuks, kita mulai kenali perilaku pasangan kita melalui lingkar siklus kekerasan:

1. Ungkapan Cinta : adalah masa romantis dalam relasi pacaran atau masa bulan madu dalam kehidupan berumah tangga. Pada masa ini biasanya setiap pasangan menunjukkan sisi terbaik dari masing-masing pribadi

2. Rutinitas : adalah masa tenang atau masa yang diisi dengan aktifitas sehari-hari. Kehidupan berjalan lancar dan tidak ada masalah atau belum terjadi konflik

3. Marah-Marah : adalah masa dimana mulai terdapat masalah di masa rutinitas, sehinga terjadi kemarahan. Masa marah-marah ini berlanjut dengan tahapan berikutnya, yaitu  ‘Tanda-Tanda Kekerasan’.

Tanda-Tanda Kekerasan adalah masa dimana kemarahan diikuti dengan perilaku yang menyakiti pasangannya baik secara fisik ataupun psikis. Berikut ini adalah tanda-tanda kekerasan:

  • Kekerasan psikis : adalah kekerasan yang berdampak pada rasa sedih, kecewa, marah, tidak berharga, malu, direndahkan. Biasanya melalui kata-kata, teriakan, sindiran, dan lainnya.
  • Kekerasan fisik : adalah bentuk kekerasan yang berdampak pada timbulnya rasa sakit atau luka pada tubuh. Misalnya : dipukul, ditampar, dijambak, diludahi, ditendang, dilempar sesuatu
  • Kekerasan seksual : adalah bentuk kekerasan yangberkaitan dengan seksualitas. Misalnya dipaksa untuk berciuman, dipaksa melakukan hubungan seksual, dan lainnya
  • Kekerasan ekonomi : adalah kekerasan yang berkaitan dengan kehidupan ekonomi. Misalnya adalah dipaksa untuk memberi uang, dipaksa untuk menyerahkan perhiasan, harta milik lainnya.

4. Penyesalan : pada masa ini merupakan masa dimana pelaku atau korban kekerasan mengambil waktu jeda dan melihat kembali peristiwa yang terjadi. Biasanya salah satu pasangan akan mengungkapkan penyesalannya atas masalah atau akibat masalah yang terjadi. Jika dalam masa ini tersambut dengan baik dengan rekonsiliasi, maka akan kembali di tahap pertama dalam hubungan siklus yaitu Ungkapan Cinta.

Jika sudah kembali pada tahap pertama dalam siklus ini maka yang biasanya terjadi adalah pengulangan tahap-tahap dalam siklus lingkar kekerasan seperti sebelumnya. Perbedaannya adalah masa Ungkapan Cinta/Romantisme semakin lama semakin pendek, Masa marah-marahnya akan semakin cepat terjadi, dan Tanda-Tanda Kekerasan akan semakin banyak serta semakin parah.

Waktu yang tepat untuk keluar dari lingkar kekerasan adalah :

1. Ketika kita sudah mengenali Tanda-Tanda Kekerasan segeralah tinggalkan pasanganmu sebelum kamu mendapatkan perlakuan dengan kekerasan semakin parah

2. Atau , jika pasanganmu dalam masa penyesalan, segeralah dengan tegas untuk tidak menerimanya kembali.

3. Buatlah rencana baru untuk masa depanmu.

Demikian tips untuk keluar dari siklus lingkar kekerasan, semoga bermanfaat! Silakan hubungi kami bila membutuhkan bantuan.

*Untuk pertolongan pertama pada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, anda dapat menghubungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak terdekat di kota anda.

” Setiap pribadi jauh lebih berharga daripada seluruh dunia. “

St. Maria Euphrasia

DUKUNG KAMI

\

Apresiasi karya kami. Setiap karya adalah doa

\

Bantu kami lewat donasi

\

Berkarya bersama kami

\

Kerjasama bersama kami

× Hubungi Kami